Tulisan 4 Bulan Setelah Menikah

Aku sudah menikah pada tanggal 21 Desember tahun 2025, tepatnya adalah tahun lalu. Aku menulis ini di bulan April tahun 2026, artinya empat bulan setelah pernikahan. Masih tergolong pasangan baru, masih terus beradaptasi dengan semua kemungkinan dan perubahan yang bisa terjadi kapan saja. Kami melewati bersama dan rasanya menyenangkan sekali memiliki teman perjalanan dalam menjalani kehidupan yang fana ini. Kami terus dihadapkan ketidak pastian dan penuh dengan perjalanan namun bersamanya aku merasa tenang meski masa depan masih menjadi rahasia dan tabir yang hanya akan terbuka ketika kita menjalaninya. 

______

Hari ini aku membaca sepenggal tulisanku dan aku mengaguminya, aku seperti kembali pada diriku sendiri. Aku membaca kata dan menikmati pemilihan kata yang menjadi keputusanku. Kemudian hal itu membawaku pada keputusanku menulis ini, aku buka kembali halaman bloggerku dan aku menemukan beberapa draf yang belum terposting dan beberapa tulisan yang belum selesai. Sementara biarlah seperti itu dulu. 

Aku menemukan tulisan tentang persiapan pernikahan yang belum selesai, sedangkan aku belum memiliki energi untuk melanjutkannya. Setelah menikah dan menjadi seorang istri banyak sekali  yang aku lakukan sehari-hari. Meski aku masih belajar dalam mengurus rumah tangga tapi kadang aku juga bergumul dengan malas dan memilih untuk hanya berleha-leha. 

Sebetulnya ada dua perubahan yang terjadi hampir dalam sekejap dalam kehidupanku, akan aku  jabarkan satu persatu semampuku menerjemahkanya....

Melangsungkan pernikahan itu sudah direncanakan dari jauh-jauh hari, sudah melalui persiapan yang matang sebisa mungkin kami mempersiapkannnya.. 

Tak lama dari itu, seminggu setelah melangsungkan pernikahan, aku haid. Kemudian bisa ditebak kan siklus berikutnya... yap, betul! Siklus berikutnya adalah masa subur.  Kemudian hari berjalan dengan biasa karena aku sedang libur saat itu, aku menjalani peran baru. Selang waktu beberapa hari, pada tanggal 9 Januari 2026 kami harus bergegas ke Cikarang untuk melanjutkan kehidupan yang sesungguhnya karena aku sudah mulai bekerja dan beraktivitas begitupun Ndi yang akan memulai hidup barunya di tanah rantau. Ini akan menjadi pengalaman pertamanya merantau dalam durasi waktu yang lumayan. Setelah aku mendengar cerita beberapa kali ia pergi ke luar kota tapi tak pernah lebih dari 3 bulan. 

Ada banyak agenda dan beberapa rencana yang akan kita lakukan di Cikarang ini. Sudah kami sepakati dan mencoba menyusun rencana sedemikian rupa. Namun ternyata takdir Allah memang benar-benar luar biasa. Karena tak lama kami tinggal di Cikarang, harusnya aku haid di tanggal 22 Januari saat itu. Namun yang terjadi adalah aku telat haid, dan beberapa hari sebelumnya aku mengalami satu hari yang tiba-tiba saja migrain dan muntah secara bersamaan. Dengan wajah pucat pasi dan tenaga seadanya aku dijemput Ndi di tempat kerja dan memeriksakan diri ke bidan. Namun saat itu di bidan hanya diberikan beberapa obat. Memang saat itu bidan sudah bertanya apakah aku ada telat haid atau tidak, tapi karena bukan jadwalnya jadi aku bilang bahwa aku belum telat haid karena jadwal haidku harusnya dua  hari lagi. Namun entah kenapa aku merasa memiliki firasat bahwa aku akan hamil. Itulah yang menjadi alasan aku juga memutuskan untuk pergi ke bidan dan bukan ke klinik atau ke dokter lain karena aku takut diresepkan obat yang tidak aman bagi ibu hamil. 

_______

Saat sedang di kantin, seorang rekan kerja menyarankanku untuk coba tespek padahal hari itu aku baru telat haid dua hari. Tapi karena memang aku measa ada perubahan dalam tubuhku dan akan menyangkut pada beberapa tugas dan aktivitas fisik yang akan aku jalani, akhirnya di hari yang sama aku memutuskan untuk membeli tespek  yang murah 2. Hanya ingin memastikan dan mengetahuinya saja, meskipun ada sedikit harapan disana.  Aku bahkan mencobanya di sore hari dan bukan pagi hari. Tapi kemudian aku melihat ada dua garis merah disana. Aku dan Ndi bingung seketika. Kami mematung barang sesaat kemudian segera menyadarkan diri dan menentukan apa yang akan dilakukan setelahnya. 

Pada malam hari, sambil mencari makan. Kami membeli tespek dengan kualitas paling bagus. Dan berencana akan mencobanya esok.

Alhamdulillah, dua garis merah itu tampak muncul disana dengan tegas tanpa malu-malu.  Kami sudah dipercaya menjadi orang tua. 

_______


Komentar

Postingan Populer