Cerita Pagi-pagi
Ada hari dimana rasanya kepala penuh, dada ini sesak dan tak ada ruang hanya untuk menumpahkan kata-kata dan kalimat yang tertinggal, entah hanya tersesat dalam pikir atau tercekat di ujung lidah dan tidak mampu untuk keluar lagi. Apakah ini adalah proses addaptasi dari ibu pekerja ke ibu rumah tangga?
Padahal baru sekitar satu bulan menjeda pekerjaan karena mau fokus untuk persiapan lahiran tapi ternyata sepertinya aku berbohong pada diriku tersendiri. Kenyataannya ternyata seseorang itu membutuhkan ruang ekpresinya masing-masing. Entah lewat kata-kata atau juga karya.
Baru sekitar dua minggu, konsisten update dan personal branding di media sosial. Tapi ternyata jika pondasi dan niche nya belum kuat, tak ada yang didapat juga. Ternyata susah juga menghasilkan cuan lewat internet dan hanya di rumah saja. Atau karena memang aku saja yang tidak tahu ilmunya. Bannyak yang tidak aku ahli.
Mungkin itu juga alasasn dan sebab aku harus kerja dengan flow yang cenderung landai dan konstan. Jiwa ini tidak grow up dan tidak mampu bekerja di bawah tekanan. Mau nya pekerjaan yang santai dan teratur. Tapi hanya jadi ibuk rumah tangga ddengan aktivitas rutin juga akan sangat membosankan dan membuat semuanya menjadi lebih stagnan. Tak heran jika melihat ada beberapa pasangan tua, atau beberapa orang tua yang masih aktif bekerja dan mengurus bisnis nya. Mungkin itu adalah salah satu alasan dan upaya agar mereka masih bisa hidup dan menikmati kehidupan ini.

Komentar
Posting Komentar